Hubungi Kami

Tes Psikologi Tingkat SLTA dan Sederajat

Level Pendidikan di bangku SLTA merupakan fase kritis dalam perjalanan menuju jalur spesialisasi karir kehidupan baik yang berencana melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi ataupun langsung terjun di dunia kerja. Kedua jalur tersebut umumnya sudah menjadi problem pada saat masuk di SLTA, sehingga ada yang mengambil program pendidikan yang berbasis umum (SMA), kejuruan (SMK) ataupun umum dan keagamaan (Madrasah Aliyah).Semuanya sudah harus diperhitungkan untuk melangkah rencana masa depan setelah lulus SLTA tersebut. Sebab bila terjadi salah memilih jenis sekolahan maka ke depan juga cenderung mengalami kesulitan ketika kuliah di Perguruan Tinggi ataupun masuk dunia kerja.

          Biasanya siswa SLTA beserta keluarganya mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan. Terlebih lagi bagi seseorang yang belum kenal betul terhadap potensi psikologisnya (soft competence) baik yang menyangkut tingkat inteligensi, kepribadian, bakat dan minat dirinya. Tentu saja ketidak tahuan atau keraguan terhadap potensi dirinya ini akan berpengaruh terhadap tingkat motivasi dan peluang kesuksesan selama belajar di SLTA ataupun pasca sekolah tersebut. Jadi, sangat menjadi problem jika seseorang tidak mengetahui peta dirinya sendiri sehingga ibarat rencana menempuh suatu target dan perjalanan masih dalam kegelapan yang akhirnya terasa mustahil untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi siswa SLTA dalam upaya memudahkan pencapaian sukses di masa depan maka sedini mungkin sudah mengetahui siapakah dirinya sendiri dari segala kelebihan dan kelemahanya. Dengan cara demikian maka jalan untuk menuju titik tujuan telah tergambar secara terang benderang sehingga kesuksesan berpeluang tinggi. Insya Allah.

         Misalnya, dengan mengetahui bahwa dirinya memiliki potensi, bakat dan keminatan dalam ilmu biologi maka peluang berjalan menuju sukses kuliah di fakultas kedokteran dan menjadi dokter memiliki presisi yang tinggi. Tentu saja, data informasi tentang potensi, bakat dan keminatan tersebut bukan dari mimpi di siang hari bolong akan tetapi melalui pengukuran psikologis yang telah teruji Validitas dan Reliabilitasnya.

Sasaran

Diperolehnya hasil bukti dan data serta rekomendasi psikologis tentang tingkat kecerdasan, bakat dan minat sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Peserta

Siswa setingkat SLTA dan sederajat