Hubungi Kami

Mengelola Stress menggapai Sukses

Dalam psikologi Islam, kiranya merupakan manajemen/cara Allah bagaimana meningkatkan kualitas hidup manusia, antara lain adalah terciptanya naluri manusia (antara lain dorongan keinginan dan kebutuhan) serta naluri dunia (sunnatullah) berupa tantangan-tantangan kehidupan. Tanpa adanya stimulus internal dan tantangan kehidupan maka manusia tidak ada dinamika sehingga peradaban dunia tidak pernah berkembang. Justeru dengan adanya dua hal tersebut maka kini dunia peradaban manusia tumbuh kembang yang luar biasa.

          Yang menarik, jika dicermati adalah dinamika perilaku manusia dalam mencapai tujuan terdapat proses. Dengan adanya proses itulah hampir dipastikan adanya kondisi yang membuat manusia teruji dengan kondisi pikiran dan mental yang stress. Siapa yang bersabar dalam berjuang dan tahan stress maka mereka akan lulus, sukses dan  akan mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Namun siapa yang tidak sabar dan tidak tahan ujian maka akan stress dan tidak lulus alias gagal. Dalam hal ini tidak perlu heran, sebab Pencipta alam, yakni Allah Swt telah bersumpah akan senantiasa memberikan ujian kepada siapapun baik yang menyangkut kondisi kejiwaan, urusan perut, harta benda, usaha, dst. Lihat Al Quran surat Al Baqarah ayat 155. Disana di akhir ayat disampaikan wabasy-syirish-shaabirin yakni kabar gembira bagi orang-orang yang sabar.

          Anda bisa melihat bagaimana sebuah produk itu bisa demikian bagusnya; bangunan gedung pencakar langit demikian kokohnya; karya buku dan seni itu demikian menyenangkanya; peralatan technologi itu demikian canggihnya; dst. semua itu tidak mungkin dikerjakan oleh orang-orang yang tidak bisa mengelola stress. Mereka bisa diyakinkan banyak mengalami ujian stress sebab dihadapkan pada persoalan yang teramat kritis, membahayakan, memuakkan, dst. Namun dengan mengelola stress maka mereka berhasil. Sebab jika stress tidak terkelola maka akan mandeg di tengah perjalanan dan gagal.

          Oleh karena itu, sebenarnya stress dalam sebuah proses kehidupan seharusnya tidak perlu disikapi dengan emosional, membabi buta hingga menghalalkan cara dan depresi. Dikelola saja dengan baik stressor yang masuk yang denganya akan mendapatkan kesuksesan. Hanya saja persoalanya tidak semudah itu, banyak sekali justru manusia yang tidak bisa mengelola stress, seakan dunia sudah mau bubar sehingga berdampak terhadap kegagalan. Itulah kiranya diperlukan sebuah sharing dalam program talkshow ini semoga problema dan cita menjadi terjawabkan. Insya Allah.

Sasaran

Dapat memahami fenomena stress dari sudut Psikologi Islam sehingga mampu mengelolanya menuju sebuah kemenangan kesuksesan.

Peserta

Profesional, Umum.