Hubungi Kami

Kursus, Crash Program Psikologi Pendidikan

Pendidikan sekurang-kurangnya adalah sebuah proses komprehensif bagaimana ilmu pengetahun tentang kehidupan ditransfer dari pendidik kepada peserta didik. Dengan pendidikan akhirnya peserta didik memiliki ilmu hingga akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara itu, Psikologi merupakan sebuah ilmu tentang perilaku manusia—yang pada ujungnya adalah untuk mencapai tujuan. Dengan demikian maka konsepsi Pendidikan dan Psikologi memiliki makna kalimat majemuk yang saling mengisi, menentukan dan interdependensi (ketergantungan).

          Oleh karena itu, dalam tataran ideal Psikologi dan Pendidikan harus dimaknai secara utuh agar sasaran dan target pencapaian tujuan dapat betul-betul tercapai. Untuk menuju kea rah tersebut maka perlu difahami prinsip dan kaedah-kaedah Psikologi yang dapat menjadi sarana dan penentu keberhasilan proses pendidikan. Beberapa contoh antara lain sebagai berikut. Pertama, kualitas dan kuantitas kurikulum pendidikan harus disesuaikan dengan tingkat kematangan fase pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Contoh, pelajaran matematika dengan  kompetensi pembagian tidak bisa diberikan pada anak dengan usia TK, melainkan usia SD. Kedua, dalam mempermudah belajar maka pendidik wajib memahami kondisi dan atribut psikis peserta didik, misalnya tingkat inteligensi, model karakter, kepribadian, bakat dan minat. Selain  itu juga harus memahami bagaimana metode dan teknik mendidik.

          Persoalan yang muncul adalah seringkali terjadi garis yang tidak sambung (matching) antara keberadaan atribut psikologis peserta didik dengan kurikulum serta metode dan teknik pendidikan yang diterapkan. Selain itu acapkali juga soal-soal ujian ternyata tidak valid reliable dengan kompetensi kurikulum sehingga hasil prestasi pendidikan tidak syah atau illegal. Itulah kiranya diperlukan sebuah diskusi dan sharing sehingga proses pendidikan dapat menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Sasaran

          Memahami konsepsi Psikologi Pendidikan sehingga dapat membantu memudahkan proses dan pencapaian prestasi sesuai target pendidikan.

Peserta

Guru atau Asatidz, Praktisi Pendidikan, Orang Tua, Profesional, Umum.