Hubungi Kami

Bagaimana Mendisiplinkan Anak ?

Banyak orang tua mudah terserang penyakit marah disebabkan sikap dan tingkah laku anak yang tidak sesuai aturan. Kekesalan dan kemarahan orang tua acapkali tidak hanya nampak dalam ucapan yang kasar, ngomel, membentak, namun juga pada tindakan fisik dalam bentuk mencubit atau bahkan memukul anak. Hal ini terjadi lebih banyak dialami oleh ibu-ibu dibanding para kaum bapak. Bahkan terdapat survey yang menunjukkan bahwa mental stress dalam bentuk sikap emosional terhadap anak lebih banyak dialami kaum ibu daripada bapak.

          Walaupun kedua orang tua harus menderita stress batin dan bibir terasa pecah-pecah disebabkan tingkah laku anak, namun Sang Anak pada umumnya tetap saja sulit untuk diatur didisiplinkan. Bahkan semakin diomeli, dicubit, dan dipukul tidak membuat anak menjadi jera dan lebih baik, justru semakin menjadi-jadi. Padahal tujuan orang tua tentu saja sangat mulia, namun mengapa mesti banyak orang tua mengalami kegagalan dalam mendisiplinkan anak-anaknya.

          Demikian pula problema pendisiplinan anak di lingkungan sekolah. Walaupun mereka berkali-kali mendapatkan hukuman dari guru tetap sulit melakukan sebuah perubahan disiplin. Hatta, anak semakin banyak dihukum, justru acapkali guru semakin kewalahan untuk mendisiplinkanya. Lantas, ada apa dibalik persoalan tersebut, dan bagaimana pula metode atau teknik untuk mendisiplinkan anak? Kiranya talkshow ini penting untuk dilaksanakan.

Sasaran

          Persoalan menyangkut sikap dan perilaku disiplin anak difahami sekaligus ditemukan dan diimplementasikan teknik mendisiplinkan anak untuk sebuah perubahan dan pembentukan kepribadian anak yang berprestasi.

Peserta

Orang Tua, Guru atau Asatidz, Praktisi Pendidikan, Profesional, Umum.